Memasang Nofication Bar melayang di Blogger

Cara memasang Nofication Bar melayang di Blogger
Akhirnya saya update telah sekian lamanya. Yang akan saya bahas adalah nofication bar melayang, Ini sedikit berbeda karena ini tidak menggunakan javascript sehingga tidak akan mempengaruhi kecepatan loading blog agan.

Copyright

Kode ini milik Indonesia blogger Trick. Anda boleh mengshare kembali dengan catatan tidak menghapus credit nya. Menghapus credit dapat menyebabkan kode menjadi hancur.

Pemasangan

1. Pergi ke Blogger > Template > Edit HTML
2. Cari
]]></b:skin>
3. Paste CSS ini diatasnya

/*-----www.idbloggertrick.blogspot.com-----*/#noscriptnotificationbarWrap{display:none;margin:0;padding:0;position:fixed;margin-top:-41px;z-index:999999;width:100%;height:41px}#noscriptnotificationbar{width:100%;height:28px;margin:0;padding-top:7px;text-align:center;background:none repeat scroll #0bf;position:relative;box-shadow:0 1px 3px #666;z-index:9998;text-decoration:none;color:#000;font-family:arial,sans-serif;font-size:14px;font-weight:bold;text-shadow:.4px .4px .4px #4a4949}#noscriptnotificationbar a{text-decoration:none;color:#fffc00;font-family:arial,sans-serif;font-size:13px;font-weight:bold;text-shadow:.4px .4px .4px #4a4949;outline:0}#noscriptnotificationbar a:hover{text-decoration:underline}
4. Pergi ke <body>
5. Paste kode ini dibawahnya
 <noscript><div id='noscriptnotificationbarWrap' style='display: block; margin-top: 0px;'><div id='noscriptnotificationbar'>

Tulis pesan anda di sini

 </div></div>
<br/><br/></noscript>
6. Simpan Template 

Kesalahan SEO yang kerap dilakukan Blogger

Cara SEO yang benar
SEO memang selalu menjadi topik utama dalam dunia Blogging. Tidak mengenal Platform, Biarpun Wordpress, Blogger, Jmoola, Typepad dll, mereka mempunyai langkah SEO mereka sendiri. Wordpress memang selalu menjadi no 1, tersedianya plugin SEO kerap memudahkan Blogger yang menggunakan Wordpress. Terus, Bagaimana dengan Blogger ?

Apa itu SEO ?

SEO ( Search Engine Optimization ) adalah suatu tindakan/ kegiantan agar Search Engine seperti Google dapat mudah mengcrawl blog pelaku SEO sehingga dapat menjadi no 1 di Ranking Search Engine seperti Google.

Macam-Macam SEO

White Hat SEO

White Hat SEO adalah Kegiatan SEO yang mematuhi peraturan Search Engine. Jenis SEO ini tidak beresiko terkena banned dari Google.

Black Hat SEO

Black Hat SEO adalah kegiatan SEO yang melanggar peraturan Search Engine. Jenis SEO ini dapat meningkatkan ranking di Google secara cepat tetapi jika ketahuan dapat terkena penalty ( penurunan rank ) dari Google.

Kesalahan dalam SEO

1. Menggunakan Keyword secara berlebihan

Ini merupakan kesalahan yang sering dilakukakn oleh blogger. Menggunakan Meta Keyword memang masih menjadi pembicaraan. Meskipun Matt Cut sudah menjelaskan bahwa Google tidak menggunakan Meta Keyword dalam Search Rankingnya, tetapi kita dapat memasangnya agar Google lebih mengerti tentang blog kita.
Mengapa menjadi masalah ?
Contoh :
Perusahaan A bernama Anvac memiliki Meta Keyword : Blogger, SEO, Make money.
Perusahaan B bernama banca memiliki Meta Keyword : Blogger, SEO, Make money, Anvac.
Dari ke atas sudah jelas bahwa Perusahaan B telah memanipulasi Keywordnya
Note : Selalu gunakan maksimal 10 Meta Keyword

2. Judul Posting

Umumnya, judul posting adalah H3, lalu dengan SEO kita Ubah H2.
Ada yang berkata bahwa H1 lebih bagus dalam judul ?
Baiklah H1 hanya boleh dipakai ‘satu kali’ / 1 dan maksimal ‘dua kali’ / 2 dalam blog, sehingga menggunakan H1 dalam judul blog sangat bertentangan.
Kita anggap saja
H1 : Judul Blog
H2 : Judul posting
H3 : Sub Posting
H4 : Bagian dari Sub Posting
H tidak hanya ukuran tetapi juga bagian, Inilah SEO yang benar

3. Penggunaan Rel = Follow, Index, NoIndex dan dofollow

Umumnya Google hanya mengenal nofollow, archive, canocial ,tag dll
Lalu bagaimana dengan ;
Rel = Follow, Index, NoIndex, dofollow, dll
Ini salah besar, Google tidak mengenal itu dan hanya membiarkannya saja
Jika anda ingin link menjadi dofollow / follow/ terindex, cukup hapus rel=nofollow saja.

Dari Saya

Memang kita kerap melakukan kesalahan dalam SEO, tetapi dengan penjelasan saya, semoga anda dapat melakukan SEO yang benar. Anda boleh meng-share artikel ini dengan catatan menyertakan Link balik.
Note : Posting selanjutnya tentang rel archive dan rel = tag jadi berlangganan dengan kami, yang berlangganan dapat mengakses info lebih cepat dari yang lain

Cara membuat artikel yang berkualitas

Salah satu SEO On Page | Membuat artikel yang berkualitasUntuk menjadi blogger yang berkualitas, kita harus dapat membuat artikel yang berkualitas. Pepatah ini sering kali kita lupakan. Apalagi banyak blogger Indonesia suka mengcopas artikel dari sumber lain tanpa menyertakan sumber aslinya. Apakah hasil copas selalu buruk ? Tidak, tetapi hasilnya tidak selalu baik. Hal ini termasuk dalam salah satu SEO On Page jadi anda tidak boleh melupakan original dan berkualitasnya konten

Pengertian Artikel yang mengandung konten yang berkualitas

Nah apa itu Konten yang berkualitas ? Tentu saja bagi mata Google dan pengunjung. Bagi Google adalah artikel yang dipenuhi white hat SEO dan bagi pengunjung adalah artikel yang benar-benar berguna dan dibutuhkan oleh pengunjung.
Termasuk juga:
1. Artikel pilar ( kebalikan dari populer )
2. Dibuat sendiri tanpa copas dari sumber lain ( kecuali jika refrensi )
3. Berguna dan tidak menipu pengunjung
Menurut penilitian :
Sebanyak 95 % blogger indonesia pernah mengcopas artikel
Rata-rata 30 % artikel mereka hasil copas
79% tidak menyertakan link sumber
20% hasil copas setelah diterjemahkan ( dari sumber berbahasa asing )

 Kiat-kiat membuat  konten yang berkualitas

1. Pelajari website orang terkenal
Lihatlah Shoe Money, Pro Blogger, My Blogger Trick. Lihat bagaimana mereka mendatangkan pengunjung dengan artikel mereka. Mereka masing-masing mempunyai keunikan dan daya tarik tersendiri. Lihatlah mereka, bagaimana mereka membuat judul, menaruh gambar, menempatkan posting dll. Belajarlah dari mereka
2. Cari refrensi
Sebelum anda memutuskan untuk mempublish artikel, lebih baik, anda cari dulu artikel yang mirip sehingga anda dapat memahami pesaing anda di perang Search Engine. Dalami konten mereka, bermanfaat tidak ? Lalu anda dapat memutuskan untuk memperbaiki artikel atau mempublish nya. 
3. Jangan Copas
Jangan pernah sekali-kali copas post milik orang lain, meskipun itu hanya seperempat, sebagian atau seluruh nya, suatu saat Google akan mengendusnya. Becarefull
4. Berpikir positif
Saya tidak pernah mempunyai anggapan kalau blog milik pesaing saya lebih baik dari blog saya, maupun sebaliknya. Pengunjunglah yang menilai, bukan saya. Jadi, janganlah malu untuk membuat sesuatu yang 'original' karena sesuatu yang 'original' dan dilandasi kejujuran insya allah akan berhasil
5. Berdiskusi dengan pengunjung
Jika pengunjung memberi saran, penilian dll melalui komentar, janganlah marah dan dengarkan pengunjung anda. Pahami yang diinginkan pengunjung , mungkin mereka merasa tidak puas dengan konten anda. Jika itu benar, maka perbaikilah artikel anda sesuai dengan yang diinginkan oleh Pengunjung setia :)
6. Hargai blogger lain
Jika artikel anda hasil copas, maka lebih baik sertakan link sumbernya. Jika anda tidak menghargai blogger lain, jangan harap jika anda ingin dihargai. Selain itu, ini dapat menghindari hukuman/ penalty dari Google

Dari Saya

Membuat artikel yang berkualitas memang sulit, tetapi dengan sedikit penjelasan dari saya, semoga anda dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Anda dapat meng-share artikel ini dengan catatan memberi link balik.

Cara menambahkan Star Rating di Blogger

Cara membuat Star Rating di Blogger
Apakah anda anda masih berpikir bahwa tidak ada cara untuk tampil memukau di mesin pencari Google? Apakah Anda pernah melihat situs-situs di Google Search hasil yang memiliki 5 kecil bintang review di atasnya? Markups adalah sebuh penilaian yang membuat website anda tampil berbeda dari setiap orang. Markup star lebih dikenal sebagai sistem rating bintang pencarian yang tidak hanya menciptakan kesan positif di benak pengunjung Anda, tetapi juga membuat website Anda menonjol dalam hasil pencarian. Jadi, jika Anda bersedia untuk memperbaiki penampilan Blog Anda di mesin pencari Google maka Markup berbentuk bintang adalah tanda terima untuk mendapatkan diri Anda disorot dalam hasil pencarian.

Apa keuntungannya menggunakan Star Markup / Star Rating ?

  1. Setiap kali, seseorang mencari di google dengan kata kunci tertentu yang sesuai dengan kata kunci blog anda, pengunjung akan lebih tertarik jiika terdapat review berbintang 5. Ini dapat menyingkirkan bkig lawan dalam SERP.
  2. Dengan menambahkan star markup dalam posting tertentu Anda mengatakan pengunjung bahwa itu adalah sebuah halaman terpercaya dan informasi yang hadir dalam halaman ini adalah berharga.
  3. Anda akan menerima lebih banyak lalu lintas karena Anda memiliki tampilan yang paling unik di SERP dengan  Star Markup.   

 Cara memasang Star Markup / Star Rating

1. Pergi ke blogger > Entri baru  
2. Buatlah artikel,bebas
3. Setelah selesai, Pergi ke menu HTML
4. Paste kode dibawah ini di akhir posting
<div class="hreview"> <span class="item"> <span class="fn">IDBT</span><br/> </span> Reviewed by <span class="reviewer">User</span>on <span class="dtreviewed">23 April  2013<span title="2013-04-23" class="value-title"></span><br/> </span> Rating: <span class="rating">5</span></div>

Petunjuk

1. Ganti IDBT dengan produk yang ingin dinilai/ direview
2. ganti 23 april 2013 dengan tanggal penilaian dan ganti 2013-04-23 dengan tanggal lain berformat YYYY-MM-DD
3. Ganti 5 dengan jumlah bintangnya
4. Publish artikel itu
5. Untuk mengecek apakah sudah berhasil atau tidak, Buka website ini sini
Mengecek Star Rating dengan tool Google6. Masukkan alamat posting ke tempat yang disediakan
7. Jika berhasil, nanti terlihat seperti disamping


Dari IDBT

Review star sangat berguna karena 75% pengunjung akan tertarik dengan posting yang diberi penilaian tinggi dengan posting yang tidak diberi penilaian. Tetapi ingat jangan gunakan cara ini untuk melakukan hal-hal ilegal. IDBT tidak akan bertanggung jawab kerusakan akibat pemasang Star Rating. Anda diperbolehkan meng-share artikel ini tetapi dengan catatan, menyertakan link sumbernya 
    IDBT
    Reviewed by User on 23 April 2013
    Rating: 5

    Cara membuat template blogger menjadi Responsive

    Cara membuat template ResponsiveNah apa itu Reponsive Template ? Reponsive template adalah template yang sangat kontibel dengan mobile. Biasanya jika dilihat di PC dan mobile tampilannya berbeda? Mengapa kita harus memakai template Reponsive ? Karena pertumbuhan mobile saat ini pesat sekali, sehingga agar pengunjung yang menggunakan mobile, akan puas dengan blog anda. Bagaimana cara membuat template menjadi Reponsive ? Akan saya ajarkan
    Pertama-tama lebih baik, anda menonaktifkan template default mobile anda
    Cara mengganti template soluler1. Pergi ke Blogger > Template
    2. Di bagian seluler, sesuaikan template seluler menjadi seperti di samping
    3. Ganti menjadi khusus

    Selanjutnya, kita akan otak-atik sedikit HTML
    1. Pergi ke Blogger > Template > Edit HTML
    2. Masukkan kode berikut diatas ]]></b:skin>
    @media screen and (max-width: 1230px){ #header { float:none; max-width:none; text-align:center; } #header-inner { margin-bottom:0px; } #header h1 { margin-right:0px; } #header p.description { margin:0; } #header-right { position:relative; right:0; text-align: center; margin : 0 !important; } .header-right-inner { margin: 0 30px ! important; } .main-nav-top{ clear:both; float:none; } .main-nav-main { margin:10px 0 0 0; } #nav-search { float:none; margin:0; } } @media screen and (max-width: 960px) { .sidebar-wrapper{ position:relative; top:auto; right:auto; clear:both; left:auto; width:auto; margin: 0 -15px; background: none; } .subscribe_outer { margin: 0 -20px; } .main-wrapper{ margin-right:0; width:100%; min-height: 0px; } .ct-wrapper{ padding:0 15px; } #content { padding: 5px; clear: both; border-radius: 0; } .sidebar-wrapper .sidebar{ margin: 15px; } .sidebar-wrapper .widget{ border: none; margin: 0px auto 10px auto; padding: 10px 20px; } } @media screen and (max-width: 768px){ .header-wrapper { margin-right: 0; min-height: 0; width: 100%; } #header { text-align: center; width: 100%; max-width: none; } #header-inner { margin:30px 0 0; } #header h1 { font-size:35px; } .main-nav-top, .main-nav-main, .main-nav-top ul, .main-nav-main ul{ text-align:center; } .related-post { width:auto; } #comment-editor { margin:10px; } .footer { margin:15px; width:auto; } .footer-credits .attribution{ display:none; } } @media screen and (max-width: 500px){ #header img { width:100%; } } @media screen and (max-width: 420px){ #header h1 { font-size: 30px; margin: 10px; } .main-nav-main ul li{ margin:4px 10px; float:none; } .comments .comments-content .datetime{ display:block; float:none; } .comments .comments-content .comment-header { height:70px; } } @media screen and (max-width: 320px){ .ct-wrapper{ padding:0; } .footer .footer-inner { padding: 45px 10px 10px 10px; } .comments .comments-content .comment-replies { margin-left: 0; } }
    Jika berhasil, coba cek di mobile anda bagaimana tampilan blog anda
    Jika gagal, dalam soluler, jangan gunakan khusus tetapi nonaktifkan

    Cara Mengetahui Kecepatan Loading Blog

    Cara mengetahui seberapa lambat blog kita
    Apakah kamu pernah peduli dengan kecepatan blog anda ? Tidak ? Kecepatan Blog sangat penting karena kebanyakan zaman sekarang orang pada tidak sabaran dan ingin instan terutama indonesia :) jadi kita harus peduli dengan kecepatan blog kita , lalu gimana caranya ? Mudah, Internet sangat lengkap. Tentu Internet juga menyediakannya kan?

    Membandingkan Website orang lain


    Membandingkan website dengan lainnya selalu bermanfaat karena Blog akan lebih dan lebih ingin tahu dalam mengembangkan situs web yang lebih baik daripada yang lain. apa kegunaan adanya Alat yang membandingkan kecepatan dua website ? Di satu sisi, tampak menyenangkan karena Anda dapat bersaing dengan sesama blogger Anda yang yang memiliki kecepatan yang paling cepat. Sementara di sisi lain, hal ini sangat berguna untuk membandingkan waktu buka situs Anda dengan situs profesional. Cukup ikuti petunjuk berikut untuk mulai membandingkan kecepatan situs Anda.
    2. Di sana anda dapat membandingkan dua website terkenal seperti Apple dengan Adobe atau anda dapat membandingkan blog anda dengan blog lain.

    Mengetahui kecepatan loading blog dan memperbaikinya

    Apakah kalian ingin blog/website anda diukur oleh Website terkenal seperti Google atau Yahoo ? Mereka mempunyai pendapat mereka bagaimana mengetahui apakah suatu website cepat/ lambat. Yahoo memiliki YSlow dan Google memiliki PageSpeed. 
    Tetapi kalau dicek satu-satu kan kelamaan solusinya adalah GTMetrix. GTMetrix akan mengecek blog anda melalui PageRank dan Yslow bahkan GTMetrix akan memberitahu anda bagaimana cara memperbaikinya.
    1. Pergi ke gtmetrix.com
    2. Masukkan halaman blog anda di tempat yang disediakan
    3. Tunggu sampai Gtmetrix selesai mengecek Pekerjaannya
    4. Lalu anda akan mengetahui seberapa borosnya blog anda. semakin kecil persentasenya, semakin lambat blog anda

    Berikut Screenshot dari blog saya ( pada tanggal 21/04/2013 )
    Nilai PageRank dan Yslow dari Gtmetrix





    Untuk ukuran blogger, sebenarnya ini sangat bagus. Anda tahu bahwa blogger memiliki kekurangan, jadi nilai tercepat loading blog yang memiliki artikel lebih dari 25 itu Page speednya maksimal 95 % dan Yslow nya maksimal 90 % ( untuk yang tidak punya artikel, maksimal PageSpeednya 98% dan Yslownya 95% )

    Blogger Tidak mengejinkan kita


    1. Mengedit htaccess
    2. Mengatur expirenya cache
    3. Mengaktifkan Gzip di blog kita
    4. Mengaktifkan CDN
    5. dll
    Jadi jangan berkecil hati jika nilainya dibawah 90%, asal mendatangkan konten yang berkualitas seperti MBT yang nilai pagespeednya hanya 60% tetapi pageranknya 5 dan alexanya 4000, kurasa pengunjung akan sabar :)

    Baiklah cukup artikel hari ini, anda boleh mengshare artikel ini agar berguna dengan catatan anda menuliskan sumbernya.

    Memasang Google+ Comment di Costum template

    Cara mengaktifkan Google+ Comment di Costum Template
    Baiklah, posting kemarin tentang Google+ Comment, nah saya akan mengajari anda cara memasangnya di Costum template. Setelah saya coba, saya bingung Google+ Comment tidak muncul di Blog saya. Saya kira membutuhkan waktu, ternyata untuk memasangnya di Costum template butuh otak-atik sedikit template saya. Baiklah meskipun saya tidak memasangnya, saya akan mengajari anda cara memasangnya
    Sebelum itu, saya sarankan anda membackup template anda.
    Berikut cara-caranya
    1. Pergi ke Blogger > Template > Edit HTML ( Sebelum itu, pastikan anda telah mengaktifkan Google+ Comment di Blog )
    2. Cari ini
    3. Paste kode ini diatasnya

    Bingung ? Silahkan berkomentar, Insya Allah saya balas

    Google meluncurkan Goole+ Comment Pesaing Facebook

    Google meluncurkan Google+ Comment
    Kemarin / 18 Maret 2013 , Google secara resmi meluncurkan Google+ Comment yang mungkin akan menjadi pesaing besar comment system terkenal lainnya seperti disquss , facebook comment dll. Mirip dengan Facebook Comment, Google+ memungkinkan pengguna untuk berbagi pikiran mereka tidak hanya pada posting yang bersangkutan, tetapi juga untuk jaringan sosial, sehingga memperluas jangkauan sosial untuk lebih dari layanan Google.
    Google yakin bahwa dengan Google+ Komentar, Blogger akan menemukan bahwa ia menyediakan setidaknya dua "manfaat penting": bisa melihat blog dan komentar semua di satu tempat, dan juga untuk membantu pembaca komentar dan terhubung dengan lingkaran mereka.

    Blogger yang mengaktifkan sistem komentar baru akan melihat aktivitas orang dari mereka yang secara langsung di situs tersebut dan mereka yang berbicara tentang konten langsung dari Google+. Selain itu, pembaca dapat meninggalkan komentar khusus untuk mereka dalam lingkaran mereka atau di depan umum tergantung pada bagaimana mereka merasa nyaman. Di satu sisi, pilihan visibilitas khusus yang diberikan oleh Google, yang tidak tampak pada platform komentar lainnya. Jadi jika Anda sangat tertarik dengan cerita tertentu, bisa komentar tapi meninggalkannya untuk teman-teman dekat Anda atau orang yang Anda tahu akan terpesona oleh yang anda bicarakan.

    Mau mengaktifkannya ? Berikut caranya

    1. Login ke Blogger
    2. Pergi ke Tab Google +
    3. Centang Gunakan Google+ Komentar di blog ini

    Kesimpulan


    Dengan memasang ini, akan membuat blog anda semakin hidup karena pengunjung tidak hanya komentar, tetapi akan ikut dalam diskusi anda.


    Alasan mengapa PageRank tidak naik | Bahkan Turun

    Alasan PageRank Blog turun dratis
    PageRank yang sebenarnya adalah link analisis algoritma diperkenalkan oleh Google pada tahun 1998. Ini adalah formula yang sebenarnya yang memberitahu Google situs yang memiliki lebih penting dan layak untuk peringkat lebih tinggi. Tentu saja sebagian besar dari Anda tahu bahwa PageRank adalah angka antara 0 dan 10 yang didasarkan pada jumlah link masuk yang menunjuk ke sebuah situs. Hal ini sebagian besar diperbarui empat kali dalam setahun. Setiap kali seseorang memperbarui pembaca tentang berita PageRank banyak orang bersukacita ketika mendengar berita meskipun beberapa diantara mereka bisa kehilangan motivasi. Jadi dalam posting hari ini kita akan belajar mempelajari alasan teknis mengapa beberapa Halaman peringkat tinggi dengan hanya beberapa link sementara yang lain masih tetap di mana mereka meskipun jumlah inbound linknya sama.

    Apakah PageRank ditentukan oleh Jumlah link masuk ?

    Jawabannya hampir tidak. PageRank ditentukan oleh jumlah Dofollow ( link yang di crawl oleh google ) ke suatu blog/website. Lalu mengapa PageRank saya tetap ? bahkan turun ? Nah sekarang kita akan membahas tiga hal :
    • Maksimalkan jumlah Link masuk ( dofollow )
    • Menyeimbangkan Link keluar dan masuk
    • Mempertahankan PageRank blog anda

    Maksimalkan jumlah Link masuk


    Google memindai dunia World Wide Web setiap sepersekian detik dan mengcrawl halaman indeks dalam database secara terus menerus. Tampaknya untuk website berkualitas dengan konten yang dihasilkan baik akan dikategorikan  terpisah dari orang-orang, jaring forum atau blog yang mempublikasikan konten miskin, cerita lama dan melanggar hak cipta. Ketika situs dengan otoritas kaya dan situs dengan PR lebih besar dari 2 (yaitu PR> 2) link ke blog anda, blog Anda mulai menarik laba-laba Google dan memaksa mereka untuk membayar Anda hormat karena Anda telah direkomendasikan (dihubungkan) oleh blog yang sudah lebih memenangkan reputasi di mata Google selama 4 bulan terakhir dan di atas. Jadi signifikansi sebenarnya mengacu pada apakah situs yang link ke Anda memiliki beberapa PR atau tidak. The PR sebuah situs yang lebih tinggi semakin besar maknanya. 
    Tidak Mengerti ? 
    Baiklah apakah ada perbedaan dalam yang menghubungkan Anda? Ya ada sebuah kesenjangan besar. Ikuti tabel di bawah ini,
    Harap Catatan: Asumsikan bahwa situs Anda memiliki PR 0,0 dan blog Anda mulai menerima Link berikut dari satu situs tunggal. Saya ulangi link masuk disebutkan di sini adalah dari satu situs tunggal dan tidak beberapa. Lihat bagaimana link ini dapat mempengaruhi PR Anda.
    Catatan: Data tindak didasarkan pada pengalaman saya sejauh ini dan asumsi belaka tapi dekat.
    Website's PageRankImpact
    PR 0.050 and above links required to earn a PR1 or PR0.
    PR 1.0About 5-10 links from this blog Can Earn you a PR 1.0
    PR 2.0One Link can Earn you PR1
    Greater than 5 Links Can earn you PR2
    PR 3.0One Link can Earn you PR 1 or PR2
    Greater than 5 Links Can earn you PR2
    PR 4.0One link can earn you PR2
    5 Links Will Earn you PR3
    15 and above links will Earn you PR4
    PR 5.0One Link can earn you PR2 or PR3,
    Tidak terlalu yakin untuk PR 5 dan PR 6
    PR 6.0One Link can earn you PR3
    Two Links PR4
    Tidak terlalu yakin unuk PR 5 dan PR 6


    Menyeimbangkan Link keluar dan masuk


    Pastikan untuk link situs eksternal hanya bila diperlukan. Ketika Anda menghubungkan link eksternal, Anda secara tidak langsung berbagi PR Anda dengan situs tersebut. Menghubungkan situs web berkualitas rendah atau menghubungkan halaman iframe dll seringkali efek PR Anda. Tentu saja link keluar Anda akan selalu lebih besar dari link masuk Anda, tetapi menjaga rasio antara mereka serendah mungkin. Ini memang salah satu strategi optimasi terbaik yang sangat dianjurkan.
    Jika link masuk Anda adalah 100 dan link keluar adalah 10.000 maka kemungkinan penurunan PR yang pasti. Salah satu cara untuk menjaga link eksternal yang rendah adalah Tag mereka sebagai nofollow. Tag nofollow hanya akan memungkinkan pembaca Anda untuk mengunjungi link tersebut tapi link yang tidak akan dijelajahi oleh robot Google.

    Mempertahankan PageRank blog anda


    Sekarang kalimat ini memiliki arti yang berbeda tetapi lengkap. Ini akan menjawab pertanyaan mengapa PageRank Anda turun ketika Anda merasa tidak melakukan kesalahan apa pun.
    Anda kehilangan Akun AdSense Anda ketika Anda melanggar Syarat Google Services, sama Anda kehilangan PageRank Anda ketika Anda tidak mematuhi aturan yang ditetapkan oleh tim Google PageRank. Hal ini telah jelas disebutkan beberapa kali oleh Matt Cutts dan lainnya webmasterhelp anggota yang PageRank tidak boleh disalahgunakan. Menyalahgunakan berarti menjual link di website Anda untuk menghubungkan pembangun terutama perusahaan webhosting. Jual link adalah sama dengan merekomendasikan sebuah website ke Google hanya demi uang dan bukan karena kualitas konten. Bila Anda menerima PR 3 atau di atas, linkbuilders banyak akan menghubungi dan membayar Anda untuk menambahkan link mereka ke salah satu posting Anda peringkat tinggi. Mereka akan membayar Anda setinggi $ 200 per link untuk satu tahun atau sepanjang masa. Uang adalah sesuatu yang tidak bisa menolak sehingga mereka melakukan kejahatan ini dan pada penjaringan berikutnya dari halaman Anda, Google mendeteksi bahwa link relevan baru telah ditambahkan ke posting Anda yang sebelumnya tidak hadir dan kemudian robot scan halaman lain dari blog Anda dan akhirnya datang ke sebuah kesimpulan "Link Jual Terdeteksi!" Jadi pada update berikutnya Anda kehilangan PR Anda sulit diperoleh. Harap jangan khawatir tentang pendapatan, memberikan nilai tambah bagi pembaca dan jenjang sosial. Pendapatan secara alami akan datang. 

    Kesimpulan

    Jangan khawatir tentang PageRank karena google menilai website tidak hanya berdasarkan Page Rank tetapi juga 200 hal lainnya seperti Alexa Rank dan peringkat Sosial Anda / Author Rank. Memberikan nilai tambah bagi pembaca Anda dan bekerja keras untuk meningkatkan jumlah pelanggan harian anda dan kurang memperhatikan pendapatan untuk tahun pertama kegiatan blogging anda merupakan langkah-langkah menjadi Blogger Sejati. Saya harap ini sedikit info membuktikan membantu dalam menjelaskan alasan teknis di balik penurunan PageRank. Semoga info ini berguna. 

    Blogger Newbie Tutrial

    CSS Logo Blogger
    Nah, bagi yang masih pemula/ newbie dalam blogger, posting ini mungkin berguna. Baiklah apa itu Blogger ? Blogger merupakan CMS besutan google yang membuat orang yang mempunyai email google secara sederhana dapat membuat blog pribadinya sendiri. Blogger bersifat basic jadi dapat dikembangkan setiap orang tanpa ilmu PHP atau ilmu rumit lainnya
    Baiklah pertama perkenalan antarmuka blogger dulu
    Antarmuka blogger berserta penjelasan

    Antarmuka Blogger


    • Ikhtiar : Ringkasan data tentang blog anda seperti jumlah statistik, jumlah komentar, jumlah pos dan lain-lain
    • Pos : Tempat membuat, menghapus, mengedit pos
    • Laman  : Tempat membuat , mengedit dan menghapus laman / halaman
    • Komentar : Melihat komentar pengunjung
    • Google+ : Menghubungkan blog anda dengan Google+
    • Statistik  : Melihat statistik ( jumlah pengunjung )
    • Tata letak : Mengatur letak widget, header post dll
    • Template : Template membackup, mengupload, mengedit template
    • Setelah : Setelan blog anda 
    Artikel ini akan dikembangkan di kemudian hari

    CSS Trick Cara mengganti warna Scrollbar | Mengganti scrollbar default blogger

    Scroll Bar imageUntuk mengubah warna scrollbar anda, anda harus membutuhkan sedikit trick CSS. Dengan trick saya, anda tidak perlu mengedit template anda yang beresiko merusak susunan template anda jika anda tidak rajin backup ^_^. Baiklah langsung ke TKP
    Pertama-tama anda tentu ingin lihat demonya kan ? nah demonya bisa dilihat di blog saya . Tertarik ? Ini kodenya
    /* IDBT Webkit Scrollbar */ ::-webkit-scrollbar { width: 15px; } ::-webkit-scrollbar-track { background: #FFFFFF; -webkit-box-shadow: inset 1px 1px 2px #E0E0E0; border: 1px solid #D8D8D8; } ::-webkit-scrollbar-thumb { background: #646464; -webkit-box-shadow: inset 1px 1px 2px rgba(155, 155, 155, 0.4); } ::-webkit-scrollbar-thumb:hover { background: #AAA; } ::-webkit-scrollbar-thumb:active { background: #888; -webkit-box-shadow: inset 1px 1px 2px rgba(0,0,0,0.3); }
    Pemasangan CSS Scrollbar
    1. Login ke blogger
    2. Tuju ke Template
    3. Sesuaikan ( Bukan edit HTML )
    4. Pilih opsi tingkat lanjut
    5. Nanti akan muncul opsi Tambahkan CSS
    6. Paste kode di atas di kotak itu
    7. Save

    Pengeditan CSS Scrollbar

    Jika anda ingin mengganti warna, ganti kode warna seperti #E0E0E0 dengan warna lain, tidak tahu dengan kode warna ? Akan saya bahas di posting berikutnya

    Cara memperbaiki masalah Meta Description

    Cara mengatasi masalah Meta Tag Description
    Gambar di samping adalah salah satu error dalam Meta Description. Anda harus berhati-hati, memiliki meta description dua / lebih ( kecuali post / search description ) dapat mengakibatkan banned dari Google. Nah bagaimana memperbaikinya ? Simak artikel berikut
    Cara membuat Post DescriptionSebenarnya, masalah ini baru muncul ketika google memperkenalkan Search Description yang selalu muncul ketika anda membuat post.

    Menghapus Meta Description Tradisional

    1. Pergi ke Blogger > Template 
    2. Klik format Template ( pengganti Expand Template Widget )
    3. Cari kode ini

    <b:if cond='data:blog.metaDescription != &quot;&quot;'> 
      <meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/> 
    </b:if>
    Jangan panik jika tidak menemukan kode ini, langsung ke langkah 5
    4. Ganti dengan
    <b:if cond='data:blog.url != data:blog.homepageUrl'> <b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'> <b:if cond='data:blog.metaDescription != &quot;&quot;'> 
      <meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/> 
    </b:if> 
    </b:if> </b:if>

    5. Jika anda tidak dapat menemukan kode di atas, paste kode di atas dibawah <head>

    Verifikasi Blog ke Akun Pinterest

    Bismillah. Alhamdulillah. Pada tanggal 24 Oktober 2012, pihak Pinterest mengumumkan penambahan fasilitas terbarunya yaitu verifikasi website yang ditulis pada halaman support.pinterest.com. Jika diterjemahkan secara bebas pengumuman itu berbunyi "Akun dengan situs terverifikasi berarti telah mengkonfirmasi kepemilikan situs web mereka menggunakan proses verifikasi otomatis yang kami sediakan. Situs terverifikasi menetapkan hubungan antara situs web dengan akun di Pinterest. Akun dengan situs terverifikasi ditandai dengan tanda centang yang ditampilkan disamping alamat situs web di halaman profil mereka dan di bawah nama mereka dalam hasil pencarian."
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest

    Kesulitan Verfikasi Pengguna Blogger

    Bagi para pengguna hosting berbayar, proses verifikasi blog atau situs ke akun Pinterest tidaklah terlalu sulit. Namun bagi para pengguna blog gratisan terutama pengguna Blogger (a.k.a Blog*spot) hal ini cukuplah rumit. Karena ada beberapa kesulitan dan persyaratan untuk melakukan verifikasi blog ke akun Pinterest, diantaranya:
    • Pinterest tidak menyediakan teknik verifikasi melalui meta tag tetapi menggunakan file tersendiri yang disediakan pihak Pinterest.
    • File verfikasi harus diupload pada root dan bukan pada subfolder (subdirectory) di halaman blog atau situs yang anda kelola.
    • Link atau URL halaman verifikasi dari pihak Pinterest yang telah diupload pada blog harus dapat diakses dengan lokasi seperti ini "http://www.contoh.com/pinterest-45776.html" dan tidak boleh dalam lokasi lain, misal "http://www.contoh.com/p/pinterest-45776.html" atau "http://www.contoh.com/blog/pinterest-45776.html"
    Namun bukan berarti tidak ada jalan untuk melakukan proses verifikasi blog ke akun Pinterest, seperti pepatah "Banyak jalan menuju ke Roma". Sedankan bagi para pengguna hosting berbayar, silahkan mengikuti petunjuk yang telah disediakan pihak Pinterest pada artikel mereka berjudul "How do I verify my website?".

    Verifikasi Pinterest untuk Pengguna Blogger

    Kenapa pihak Pinterest menggunakan satu metode saja dalam melakukan verifikasi blog? Dan kenapa tidak menggunakan metode sisipan Meta Tag seperti halnya pihak-pihak lain? Entahlah, itu semua kebijakan mereka. Kita hanya pengguna yang cukup senang dengan layanan gratis Pinterest. Bagi para pengguna blog gratisan terutama pengguna Blogger, silahkan ikuti langkah dibawah ini dalam melakukan proses verifikasi blog ke akun Pinterest.
    Langkah 1
    Login ke Pinterest
    Langkah 2
    Masuk ke menu Setting Profile
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 3
    Scroll halaman sampai ditemukan lokasi Website. Isi dengan alamat blog anda, kemudian klik tombol "Verify Website"
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 4
    Sebuah halaman proses verifikasi terbuka, kemudian cari link pada bagian "Can I verify?" kemudian klik link pada kalimat "click here for instructions"
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 5
    Sebuah informasi langkah verfikasi terbuka, yang terdiri dari 3 langkah. Klik link "Download the HTML verification file" kemudian simpan file tersebut pada komputer anda
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 6
    Buka file hasil unduhan (misal; pinterest-45776.html) menggunakan native text editor (misal; notepad)
    Langkah 7
    Login ke Blogger
    Langkah 8
    Masuk ke dasbor blog dan pilih menu "Laman"
    Langkah 9
    Klik menu "Laman Baru" dan klik "Laman kosong" untuk membuat sebuah halaman baru pada blog
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 10
    Teks Editor Blogger terbuka. Isi judul halaman sesuai dengan nama file hasil unduhan dari Pinterest (misal; pinterest-45776). Hati-hati! Jangan disertakan ekstensi file-nya, misal; jangan diberi judul "pinterest-45776.html", cukup "pinterest-45776". (Nama file berbeda-beda sesuai dengan pemberian dari pihak Pinterest)
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 11
    Pindahkah mode teks editor blog ke mode HTML, jangan di mode Compose. Copy file unduhan yang telah dibuka menggunakan notepad tadi, dan paste pada isi halaman di teks editor blog.
    Langkah 12
    Klik tombol "Publikasikan"
    Langkah 13
    Buka blog anda pada tab baru dan pastikan halaman yang baru saja diterbitkan tersedia. misal;
    http://contoh.blogspot.com/p/pinterest-45776.html
    Langkah 14
    Jika halaman yang baru saja diterbitkan sudah tersedia, kembali ke dasbor blog. Pilih menu "Setelan" dan pilih submenu "Preferensi penelusuran"
    Langkah 15
    Masuk ke bagian "Kesalahan dan Pengalihan" kemudian klik link "Edit" pada bagian "Pengalihan Khusus"
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 16
    Tambahkah link pengalihan. Misal:
    Dari: /pinterest-45776.html
    Kepada: /p/pinterest-45776.html
    Proses pengalihan ini ditujukan agar Pinterest tidak menuju kehalaman yang salah. Jika halaman tidak dialihkan, maka Pinterest akan menampilkan "error 404" yang berarti halaman tidak ditemukan.
    Langkah 17
    Klik link "Simpan" dan klik tombol "Simpan perubahan"
    Langkah 18
    Buka halaman baru pada blog anda dengan menuliskan alamat URL sesuai dengan pengalihan, misal;
    http://contoh.blogspot.com/pinterest-45776.html
    Maka halaman harus dialihkan menuju ke:
    http://contoh.blogspot.com/p/pinterest-45776.html
    Langkah 19
    Jika halaman verifikasi tersebut sudah terbuka pada blog anda, scroll halaman hingga ditemukan tombol merah "Go To Pinterest" dan kemudian klik tombol tersebut
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 20
    Halaman verifikasi seperti sebelumnya akan terbuka kembali, kemudian klik link "Click here to complete the process"
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 21
    Tunggu sebentar karena Pinterest sedang melakukan proses verifikasi pada blog kita. Jika proses verifikasi berhasil maka akan muncul keterangan "We successfully verified your website!". Hal ini berarti proses verifikasi blogger pada ke akun Pinterest berhasil.
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 22
    Klik link "Go to your profile" untuk memastikan bahwa tanda centang (checklist) telah tampil disamping URL blog pada halaman profile Pinterest anda.
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 23
    Pastikan lagi bahwa tanda cheklist tampil disamping URL blog anda dibawah photo profile dengan melakukan pencarian dengan kata kunci nama anda pada halaman Pinterest
    Verifikasi Blogger ke Akun Pinterest
    Langkah 24
    Jika tampil berarti anda telah berhasil. Waktunya untuk ngopi sinambi leyeh-leyeh ngrungokno ladrang jowo...

    Kesimpulan

    Proses verifikasi blog ke akun Pinterest telah berhasil dan mudah-mudahan berhasil. Jika sudah berhasil waktunya kita memikirkan "Untuk apa proses verifikasi ini? Apakah berpengaruh terhadap posisi blog kita dimata mesin pencari?" Entahlah... Kita hanya menikmati dan menjalani proses sebagai seorang penulis dan pengelola blog, mengenai manfaat jelas ada namun mungkin belum kita rasakan...
    Selamat mencoba dan semoga berhasil. Happy blogging :)

    Pengantar LESS - Dynamic Preprocessor Stylesheet

    Bismillah. Alhamdulillah. Cukup lumayan lama pernulis bermain-main dengan kosakata dalam bahasa CSS sehingga memunculkan berbagai keinginan, baik keinginan dalam mengikuti perkembangan bahasa CSS untuk mengenalinya lebih jauh, maupun keinginan cara penulisan kosakata CSS yang lebih mudah dan cepat. Kemudian penulis melakukan penelusuran untuk mencari alat atau perangkat lunak yang bisa digunakan dalam menulis kosakata bahasa CSS dengan lebih cepat dari pada cara primitif, awal pencarian ditemukanlah bahasa SASS (Syntactically Awesome Stylesheets) yang merupakan cikal bakal dari pengembangan bahasa-bahasa Preprocessor Dynamic Stylesheet, namun SASS ternyata kurang bersahabat bagi mereka-mereka yang belum terbiasa dengan Ruby atau Compass. SASS dikembangkan oleh Hampton Catlin yang terinspirasi dari bahasa Haml (HTML abstraction markup language) yang juga dikembangkan oleh pengembang SASS. Penelusuran dilanjutkan dan bertemulah dengan LESS yang dibuat dan dikembangkan oleh Alexis Sellier atau lebih dikenal dengan cloudhead. Ternyata selain LESS ada juga bahasa Preprocessor CSS lainnya yaitu Stylus.

    Apa Preprocessor LESS?

    LESS sebenarnya merupakan salah satu pengembangan bahasa CSS, namun bukan pada sisi penambahan fungsi, property maupun value, LESS lebih ke kemudahan dan kecepatan penulisan bahasa CSS yang telah ada. Boleh dikatakan, bahwa LESS hanyalah sebuah cara penulisan CSS pra pengolahan (seperti halnya bahasa side server; php, asp) yang digunakan sebagai jembatan antara CSS dengan browser. Awalnya penulis beranggapan bahwa LESS merupakan saingan bahasa CSS, namun ternyata anggapan tersebut keliru. Kemudian anggapan ini berubah menjadi, bahwa LESS merupakan bahasa penyempurnaan dari beberapa kelemahan bahasa CSS, dan jelas itu juga keliru. Lalu apa LESS?
    LESS adalah preprocessor (pra pengolahan) yang merupakan cara lain dalam menuliskan kosakata CSS, penulisan menggunakan bahasa preproccesed (pra olah/mentah) dan kemudian dikonversi (compile) ke dalam bahasa CSS murni baik dengan cara dikonversi langsung kedalam bahasa CSS murni maupun tanpa dikonversi dengan menambahkan mesin side server LESS agar browser mampu mengkonversinya. Jika kita biasanya menulis bahasa CSS secara manual, LESS selangkah lebih maju dan lebih modern dari cara penulisan kosakata bahasa CSS yang primitif. Namun bukan berarti LESS merupakan tool layaknya teks editor, justru LESS dapat dituliskan pada hampir semua teks editor murni (Native Text Editor). LESS merupakan tata cara atau aturan penulisan cepat kosakata bahasa CSS dan kemudian dikonversi serta disusun ulang menjadi bahasa CSS murni sesuai dengan aturan baku bahasa CSS yang bisa dirender oleh browser. LESS lebih fleksibel dan dinamis, karena kita bisa menggunakan bahasa sendiri dalam penulisannya sebagai variabel, interpolasi, nesting, mixin, operasi dan fungsi, namun demikian property dan value harus tetap sesuai aturan bahasa CSS. (Masih bingung?)

    Kenapa Menggunakan Preprocessor CSS?

    Karena ini bukan CSS, maka tidak terikat dengan aturan baku dan keterbatasan CSS. LESS membuat cara menulis CSS menjadi sangat mudah dan sederhana. CSS sebenarnya sudah bagus dan hebat, tetapi CSS tidak memberikan kita kebebasan berekspresi dalam penulisannya. Misal, banyak para developer dan desainer menginginkan abstraksi lebih bebas dari pada CSS default. Salah satu tujuan dari CSS adalah untuk memberikan kemudahan dan kesederhanaan sehingga siapapun dapat dengan cepat menangkap bahasa yang digunakan dan mempelajarinya. Namun fokus tersebut justru membatasi apa yang lebih dapat dilakukan pengembang CSS, dan pada umumnya kita tidak menyukai keterbatasan. Kita membutuhkan variabel yang lebih luas, dan jika CSS tidak mampu memberikan variabel tersebut, kita akan mencari cara untuk membuat varibel yang lebih mendekati kebutuhan kita. Preprocessor menawarkan lebih dari sekedar variabel yang tersedia, sehingga kita bisa bebas berkarya selama file CSS yang dihasilkan tetap sebagai karya CSS biasa. Anda tidak harus menggunakan preprocessor dalam menuliskan CSS, namun suatu hari akan banyak orang yang kemudian belajar menggunakannya sehingga menjadi terbiasa dengan preprocessor karena mereka menemukan kemudahan dan kesederhanaan dalam menulis CSS dari pada tanpa preprocessor. Dan banyak yang kemudian enggan untuk kembali menulis CSS dengan cara biasa lagi. (Masih bingung?)

    Kemungkinan Masalah Preprocessor CSS

    Pada artikelnya yang berjudul "January’s 12412: Researching LESS & SASS", Amber Weinberg mengangkat tema mengenai kemungkinan masalah yang muncul dalam penggunaan preprocessor. Dari beberapa komentar yang ditinggalkan sepertinya telah banyak pengguna LESS yang telah jatuh hati dan merasa lebih nyaman menggunakan bahasa preprocessor. Namun kemungkinan masalah penggunaan preprocessor CSS memang perlu untuk diangkat sebagai sebuah perbandingan sebelum anda mengambil kesimpulan untuk menggunakannya.
    Masalah yang mungkin timbul dari penggunaan preprocessor CSS menurut Amber antara lain:
    • Apa yang terjadi jika pengembang lain perlu mengedit CSS dan tidak tahu atau menyadari penggunaan preprocessor pada situ yang dikelolanya?
    • Ketika menulis CSS dalam sebuah tim, bagaimana Anda mengontrol struktur dan pengorganisasian dari kode?
    • Apa yang terjadi jika JavaScript dinon-aktifkan?
    Isu dari masalah diatas adalah kesulitan mengkomunikasikan antara satu pengembang dengan pengembang lain terutama bagi mereka yang bekerja dalam sebuah tim. Ketika anda menggunakan bahasa fleksibel sesuai keinginan anda sendiri, belum tentu anggota tim lain akan mampu memahaminya dengan cepat, justru hal ini akan menjadi kendala ketika pekerjaan kita merupakan pesanan klien. Sedangkan klien yang membeli karya kita mempekerjakan orang lain dalam pemeliharaannya. Namun, masalah ini hanya muncul apabila kita menggunakan metode side server (menggunakan file JavaScript LESS sebagai compiler) dalam mengkonversi LESS. Toh, ini tidak akan menjadi kendala apabila LESS dikonversi terlebih dahulu secara lokal (pada komputer kita) menjadi file CSS biasa dan baru kita menyerahkan file CSS biasa tersebut kepada klien atau anggota tim lain. Dan atau untuk menghindari kesulitan komunikasi antara anggota tim, dibuat kesepakatan bersama mengenai penggunaan bahasa LESS dalam kerja tim kita. Namun, isu masalah ini akan tetap menjadi kendala ketika kita harus merubah suatu kebiasaan dan ketika anggota tim lain tidak bersedia untuk beralih menggunakan preprocessor LESS.
    Jadi, semua ini kembali pada diri kita sendiri. Tetap menuliskan CSS seperti biasa, atau mulai menggunakan preprocessor LESS agar lebih cepat dan sederhana dalam penulisannya?

    Compiler Preprocessor LESS

    Sebagai permulaan untuk memahami LESS, kita akan belajar menuliskan LESS dan mengkonversinya menjadi file CSS biasa secara lokal saja. Jika anda menelusuri situs resmi LESS, maka akan ditemukan dua metode konversi file LESS, yaitu:
    • Penggunaan Client-Side; Dengan memasang file less.js pada dokumen HTML. Less.js digunakan sebagai compiler agar browser mampu membaca file LESS, kemudian Less.js akan melakukan permintaan fungsi Ajax untuk memanggil file LESS anda. Hal ini sangat tidak efisien dalam hal kinerja dan harus dihindari dalam penggunaan hasil produksi. Apalagi jika JavaScript dinon-aktifkan, maka halaman anda akan hancur berantakan. Tetapi jika anda ingin menggunakan sebagai prototype dengan menggunakan LESS dengan cepat, hal ini syah-syah saja.
    • Penggunaan Server-Side; dengan cara meng-install NPM (Node Package Manager) atau Ruby pada komputer sebagai compiler. Namun jika anda tidak terbiasa dengan penggunaan perintah command-line, maka hindari juga menggunakan cara ini. Walaupun sebernarnya cara ini sangat efisien bagi yang terbiasa dengan perintah command-line.
    • Aplikasi GUI Compiler LESS; Selain dengan dua metode diatas, kita ternyata bisa menulis LESS secara lokal (komputer sendiri) dan kemudian mengkonversinya menjadi CSS standar dengan bantuan aplikasi compiler LESS. Aplikasi-aplikasi Compiler LESS bisa dilihat dan dipilih pada bagian berikutnya.

    Aplikasi GUI Compiler LESS

    Beberapa aplikasi yang disebutkan, digunakan sebagai Compiler LESS, sehingga kita bisa langsung mengkonversi file LESS menjadi file CSS standar. Bahkan contoh yang disertakan bisa langsung dirender melalui browser, atau bisa di-compile menggunakan aplikasi dibawah ini:
    • Crunch; Merupakan rekomendasi penulis, karena; tampilannya yang sederhana, berjalan disemua sistem operasi, menggunakan framework AdobeAIR, dapat langsung digunakan sebagai teks editor.
    • SimpLESS; Aplikasi GUI ini hampir mirip dengan Crunch hanya saja tidak bisa digunakan sebagai teks editor. SimpLESS hanyalah compiler, namun mampu berjalan pada semua sistem operasi.
    • WinLESS; Aplikasi ini juga hanya compiler saja, tanpa kemampuan Text Editor, hanya berjalan pada Sistem Operasi Microsoft Windows, namun dapat diintegrasikan dengan Teks Editor.
    • Compass; Aplikasi ini banyak digunakan para pengembang profesional, hanya untuk preprocessor SASS, berjalan pada semua sistem operasi, namun tidak gratis alias berbayar.
    • Codekit; aplikasi GUI Compiler Preprocessor khusus untuk pengguna Mac dan rekomendasi para pengembang preprocessor karena kemampuannya dalam menulis dan mengkonversi hampir semua preprocessor (SASS, LESS, Stylus).
    • Scout; aplikasi ini berjalan disemua sistem operasi, open-source, namun saya belum mencobanya (silahkan dicoba).
    • LiveReload; aplikasi GUI Compiler Preprocessor ini banyak diceritakan dan digunakan para pengembang, berjalan pada sistem operasi Mac dan Windows, dan belum tersedia untuk pengguna sistem operasi Linux.

    Dasar Penulisan Preprocessor LESS

    Bagaimana dengan persiapan awal sebelum belajar menulis LESS? Jika sudah siap, dibawah ini tidak akan diberikan contoh yang panjang lebar hingga memusingkan, namun kita akan mencoba memahami dasar-dasar dari LESS. Contoh dibawah ini lebih baik anda coba tulis sendiri sehingga terlihat hasilnya. Kemudian pahami dengan baik, agar kita mampu merasakan manfaat dan perbedaannya antara menulis CSS biasa dengan menulis LESS.

    Integrasi Compiler Side-Client

    Contoh penggunaan LESS akan dibahas secara terstruktur hingga menghasilkan suatu objek tertentu dan contoh yang akan dibahas menggunakan metode kompilasi Side-Client (Unduh file contoh terlebih dahulu sebagai pembanding). Ini berarti file LESS tidak perlu di-compile menggunakan aplikasi yang disebutkan diatas, karena kita akan menggunakan less.js sebagai compiler dengan proses konversi secara langsung pada browser (gunakan browser Firefox untuk melihat hasilnya, karena browser lain kurang bahkan tidak mendukung metode side-client untuk LESS).
    Sisipkan link file .less pada dokumen HTML anda dengan setting rel dengan stylesheet/less
    <link rel="stylesheet/less" type="text/css" href="style.less">
    Unduh file less.js dan masukan pada dokumen HTML anda
    <script src="less-1.3.0.min.js" type="text/javascript"></script>
    Pastikan bahwa file stylesheet ditempatkan sebelum script, sehingga persiapan awal dokumen kurang lebih menjadi seperti dibawah ini:
    <!DOCTYPE html>
    <html>
    <head>
    <link rel="stylesheet/less" type="text/css" href="style.less">
    <script src="less-1.3.0.min.js" type="text/javascript"></script>
    </head>
    <body>

    </body>
    </html>
    style.less merupakan file yang akan kita kembangkan sebagai contoh pada langkah berikutnya. Ini berarti anda harus mempersiapkan Text Editor untuk menulis file HTML dan LESS.

    Skenario HTML

    Jika compiler side-client sudah tersedia pada tag <head>, mari kita lanjutkan untuk mempersiapkan elemen objek HTML, seperti dibawah ini:
    <div id="WadahObjek">
    <div class="objek" id="objekSatu"></div>
    <div class="objek" id="objekDua"></div>
    <div class="objek" id="objekTiga"></div>
    </div>

    Skenario LESS

    Setelah dokumen HTML dibuat seperti diatas, sekarang bukalah text editor anda dan buatlah file style.less. Kemudian berikan sentuhan style untuk objek yang telah dibuat pada HTML. Kita tuliskan CSS Standar dulu seperti dibawah ini:
    body {
    background:#262626;
    }
    #WadahObjek {
    margin:0 auto;
    width:650px;
    }
    .objek {
    display:inline-block;
    width:150px;
    height:150px;
    background:#191919;
    margin:25px;
    }
    Browser akan menampilkan objek dengan bentuk kurang lebih seperti dibawah ini:
    Hmmm... Tidak ada yang spesial dari contoh kode CSS diatas, karena itu masih CSS standar walau sudah ditulis sebagai file LESS. Coba anda bayangkan, jika kita suka dengan warna #191919 untuk digunakan pada beberapa tempat yang tersebar disepanjang stylesheet dengan jumlah baris hampir 1000? Melelahkan sekali bukan? Lalu, setelah semua baris itu beres ditulis secara manual, tiba-tiba kita ingin mengubah warna tersebut dengan warna lain atau mengganti warna dengan sebuah perpaduan warna. Sungguh sangat melelahkan!

    Variable

    Variabel memungkinkan anda untuk menentukan suatu nilai yang dituliskan dalam satu tempat, dan kemudian menggunakannya disepanjang stylesheet, membuat perubahan global semudah mengubah satu baris kode.
    Perhatikan kode LESS dibawah ini:
    @WarnaDasar: #262626;
    @WarnaSatu: #191919;
    @TinggiLebar: 150px;

    body {
    background: @WarnaDasar;
    }
    #WadahObjek {
    margin: 0 auto;
    width: 650px;
    }
    .objek {
    display: inline-block;
    width: @TinggiLebar;
    height: @TinggiLebar;
    background: @WarnaSatu;
    margin: 25px;
    }
    Perhatikan bahwa kita hanya perlu sekali menuliskan variable @WarnaDasar dengan nilai #262626. Ketika kita ingin melakukan perubahan warna maka hanya cukup merubah nilai pada variable @WarnaDasar saja. Lebih mudah dan cepat bukan?
    Variabel LESS biasa dideklarasikan dengan simbol "@". Kita bisa memberikan nama variabel sesuai dengan keinginan kita dan atau dengan alasan kemudahan untuk mengingat, kemudian kita berikan nilainya. Setelah itu kita dapat merujuk nama variabel yang telah dibuat untuk ditempatkan dimana saja. Keren bukan?!

    Ketika anda compile menggunakan Aplikasi GUI Compiler LESS (misal; Crunch) maka akan dihasilkan kode CSS standar seperti dibawah ini:
    body{
    background:#262626;
    }
    #WadahObjek{
    margin:0 auto;
    width:650px;
    }
    .objek{
    display:inline-block;
    width:150px;
    height:150px;
    background:#191919;
    margin:25px;
    }
    Jika anda ganteng pasti anda paham...

    Mixin

    Mixin memungkinkan kita untuk menanamkan sifat-sifat kelas ke dalam kelas lain dengan hanya memasukan salah satu nama kelas. Hampir sama seperti halnya variabel, tetapi keseluruhan sifat kelas akan mempengaruhi kelas lainnya. Mixin juga dapat berperilaku seperti fungsi, dan mengambil argumen. Masih bingung? Lanjut...!
    Anda tahu bagaimana cara membuat lingkaran untuk objekSatu? Cukup dengan mengeset radius border sebesar-besarnya seperti contoh dibawah ini:
    #objekSatu{
    border-radius:9999px;
    }
    Maka browser akan menampilkan objek dengan bentuk kurang lebih seperti dibawah ini:
    Namun harus diingat sejak penggunaan CSS3, jika ingin objek tersebut dapat ditampilkan sempurna pada semua browser maka kita harus menambahkan vendor prefix -webkit- dan -moz- sebagai cara terbaik. Maka kurang lebih kita bisa menuliskannya seperti dibawah ini:
    #objekSatu{
    -webkit-border-radius:9999px;
    -moz-border-radius:9999px;
    border-radius:9999px;
    }
    Hmmm... Bagaimana jika ada objek lingkaran lain yang jumlahnya banyak dan harus diberi sifat serta vendor prefix sama seperti itu? Misal 20 objek lingkaran... Huh!!! Sangat melelahkan...
    Tenang... LESS membuat pendefinisian mixin menjadi lebih sederhana dan mudah. Pendefinisian mixin pada LESS sebenarnya hampir sama dengan bahasa pemrograman lainnya. Penulisan mixin LESS hampir sama dengan CSS standar terutama dalam penggunaan grup CSS. Hampir sama dengan penulisan variabel, hanya saja kita menggunakan simbol "." (titik) untuk mendeklarasikan mixin, seperti contoh dibawah ini:
    @bulatan: 9999px;

    .SudutBulat {
    -webkit-border-radius: @bulatan;
    -moz-border-radius: @bulatan;
    border-radius: @bulatan;
    }

    #objekSatu {
    .SudutBulat;
    }
    Dan sekarang, kita hanya cukup memasangkan .SudutBulat pada semua objek yang akan dibuat lingkaran tanpa perlu menambahkan sifat-sifatnya (border-radius dan vendor prefix) lagi. Jika suatu hari kita ingin mengubah nilai bulatan, cukup ganti nilai pada variabel @bulatan maka semua objek yang memiliki sifat sama akan ikut berubah tanpa harus diubah satu persatu. Kereeeeennn!!! Namun hati-hati jangan sampai terjadi bentrok dengan class milik CSS. Memang cukup sulit untuk membedakannya, namun saya yakin anda paham maksud penggunaan mixin pada LESS.

    Parametric Mixin

    Penambahan parametric mixin membuat penulisan sifat-sifat kelas menjadi lebih fleksibel. Parametric mixin merupakan cara penyisipan dan atau penambahan sifat baru dari sifat mixin yang telah ada tanpa mempengaruhi mixin asal. Bingung lagi ya???
    Ayo kita lanjutkan lagi... objekSatu telah diberi sifat lingkaran, dan kita ingin membuat sudut rounded dengan radius baru pada objekDua, namun dengan tetap memanfaatkan sifat-sifat yang sudah tersedia pada mixin objekSatu, sehingga kita tidak perlu membuat mixin baru. Bagaimanakah caranya? Perhatikan deklarasi parameter dibawah ini:
    @bulatan: 9999px;

    .SudutBulat (@radius: @bulatan){
    -webkit-border-radius: @radius;
    -moz-border-radius: @radius;
    border-radius: @radius;
    }
    Pendeklarasian parametrik mixin yaitu dengan menambahkan tanda kurung "( )" setelah nama mixin. Didalam tanda kurung tersebut kemudian ditambahkan variabel. Variabel pada contoh diatas menggunakan nama variabel @radius yang memiliki nilai sama dengan variabel @bulatan yaitu 9999px. Kemudian nilai-nilai pada mixin diubah dengan variabel @radius, ini berarti nilai default dari variabel @radius adalah 9999px, namun ini bersifat default yang bisa saja nilai variabel @radius tersebut diganti sesuai kebutuhan. Tambah bingung ya? Perhatikan penggunaan mixin dibawah ini:
    #objekSatu {
    .SudutBulat;
    }

    #objekDua {
    .SudutBulat(30px);
    }
    Perhatikan dengan seksama, bahwa objekSatu menggunakan variabel @radius dengan nilai default yaitu 9999px. Hal ini karena nilainya tidak diubah. Sedangkan pada objekDua nilai untuk variabel @radius diubah menjadi 30px. Sehingga nilai default untuk variabel @radius akan diubah menjadi 30px dan diberlakukan hanya untuk objekDua. Sehingga objekDua jika ditampilkan pada browser akan tampak seperti dibawah ini:
    Mudah-mudahan paham maksud dari Parametric Mixin, jika anda paham maka tambah ganteng...

    Operasi

    Salah satu fitur hebat LESS lainnya adalah kemampuan untuk menggunakan operasi matematika didalam stylesheet. Mungkin kedengarannya sangat membosankan jika sudah berhubungan dengan matematika, namun hal ini sangatlah bagus untuk LESS. Operasi memberikan keleluasaan menambah, mengurangi, membagi dan mengalikan nilai properti dan warna, memberikan Anda kekuatan untuk menciptakan hubungan yang kompleks antar sifat. Bagaimana operasi matematika digunakan pada LESS?
    Pada contoh terdapat 3 objek yang sudah kita berikan gaya tertentu, namun belum ditambahkan garis bingkai (border) dan warna garis bingkai (border color) pada objek tersebut. Misal;

    • Kita ingin menentukan tebal garis bingkai sebesar 5% dari tinggi atau lebar objek,
    • Kita ingin menentukan warna garis bingkai

    Maka kita tuliskan operasi matematiknya kedalam stylesheet, seperti dibawah ini:
    @TebalGaris: @GarisTepi * 0.05;
    Kemudian warna garis diambil dari perkalian variabel @WarnaTiga dengan 3, seperti dibawah ini:
    @WarnaTiga: #111;
    @WarnaGaris: @WarnaTiga * 3;
    atau
    @WarnaGaris: @WarnaTiga * #222;
    Awalnya memang cukup membingungkan, namun saya yakin anda akan memahami setelah melakukan beberapa kali uji coba. Harus diingat bahwa; menambahkan atau mengurangi dengan #000 tidak akan memberikan efek, dan penggunaan #fff merupakan efek masimal.
    Setelah kita menentukan variabel untuk garis bingkai maka kita bisa menerapkannya pada garis bingkai seperti dibawah ini:
    border: @TebalGaris solid @WarnaGaris;
    Sehingga objek akan menjadi seperti gambar dibawah ini:
    Mudah bukan? Khusus untuk warna, kita bisa menggunakan fungsi saturasi yang lumayan cukup rumit dan kompleks.

    Fungsi Warna

    LESS menyediakan beberapa fungsi warna berikut ini:

    1. darken() dan lighten(), digunakan untuk menambahkan warna hitam dan putih (lebih gelap dan lebih terang)
    2. saturate() dan desaturate(), untuk menentukan sebuah warna lebih "berwarna" atau "grayscale"
    3. fadein() dan fadeout(), untuk menambah atau mengurangi transparansi
    4. spin(), digunakan untuk memodifikasi rona (hue) warna

    Jika, misal, kita ingin membuat warna garis pinggir (border color) menjadi desaturasi untuk mendapatkan warna yang mendekati grayscale, maka kita bisa menggunakan desaturate seperti dibawah ini:
    @WarnaGaris: desaturate(@WarnaTiga, 100%);
    Bahkan kita bisa memanfaatkan output dari hasil operasi suatu warna kedalam operasi warna lainnya, seperti dibawah ini:
    @WarnaGaris: darken(desaturate(@WarnaTiga, 100%),20%;
    Semua operasi warna bisa menggunakan warna (Hex) atau persentase sebagai parameternya, kecuali spin. spin menggunakan bilangan bulat (integer) antara 0 sampai dengan 255 dan tidak menggunakan persentase untuk memodifikasi rona (hue) warna, misal:
    @WarnaGaris: spin(@WarnaTiga, 100);

    Nested Rule

    Ketika kita merancang suatu halaman web yang kompleks menggunakan CSS, kadang kita akan dihadapkan pada seleksi berantai (atau ada yang menyebutnya parent child, ada yang menyebutnya pewarisan) untuk elemen tertentu dalam DOM. Nested Rule didalam LESS digunakan untuk menyederhanakan penulisan nama selektor yang panjang menjadi lebih sederhana dan mudah. Didalam LESS kita bisa menempatkan suatu selektor didalam selektor lainnya. Hal ini membuat pewarisan (nest) menjadi lebih jelas dan lebih pendek. Dibawah ini contoh pewarisan atau pengelompokan CSS standar:
    #header {
    border-width: 1px
    }
    #header h1 {
    font-size: 20px;
    font-weight: bold;
    color: #ddd
    }
    #header h1 a {
    text-decoration: none;
    }
    #header h1 a:hover {
    color: #dfe
    border-width: 2px
    }
    Perhatikan contoh kode penulisan CSS standar diatas. Sebenarnya ketika kita menuliskan turunan selektor yang hanya satu atau dua turunan, hal ini masih dipahami dan mengerti dengan baik. Namun ketika jumlah selektor turunan dari selektor utama sudah mencapai 4 sampai 5 selektor, masalah sudah mulai bermunculan, dari mulai penulisan yang lebih panjang, dan visualisasi penyusunan hirarki yang tidak nyaman dilihat alias berantakan. Dengan LESS kita dengan mudah menuliskan pengelompokan utama dan kemudian menuliskan turunannya didalam kelompok utama. Misal, kode contoh diatas kita modifikasi menjadi aturan pewarisan LESS dengan meniru struktur DOM, sehingga menjadi seperti dibawah ini;
    #header {
    border-width: 1px;
    h1 {
    font-size: 20px;
    font-weight: bold;
    color: #ddd;
    a {
    text-decoration: none;
    &:hover {
    color: #dfe;
    }
    }
    }
    }
    Jika kita perhatikan contoh kode aturan pengelompokan LESS diatas, ada satu bagian yang berbeda dalam penulisan pseudo-class. Untuk penulisan pseudo-class kita menggunakan simbol "&" yang bisa berarti "ini" atau "dan".
    Namun, Nested Rule untuk preprocessor LESS berefek pada kenyamanan penulisan sintak didalam teks editor. Ketika saya mulai menuliskan sintak-sintak CSS dengan prepocessor LESS, hampir semua teks editor yang digunakan tidak mampu menampilkan visualisasi syntax-highlighter yang nyaman untuk diperhatikan, terutama dari sisi pewarnaan sintak, saya bahkan merasa pewarna sintak LESS sangat kacau ketika menggunakan pseudo-class. Ini menjadi perkerjaan rumah para pengembang plugin teks editor untuk menciptakan syntax-highlighter khusus preprocessor LESS.
    Crunch sepertinya memang diciptakan khusus untuk Teks Editor LESS dan Compiler LESS, dan untuk hari ini bagi anda yang ingin belajar menulis preprocessor LESS, saya merekomendasikan aplikasi GUI LESS yang satu ini. Nyaman, ringan, mengenal syntax LESS dengan baik, compiler terintegrasi, dan terintegrasi debug untuk mengetahui kesalahan penulisan.

    Mengimpor File LESS

    Akhirnya, ini biasanya dilakukan sebagai langkah terakhir yaitu dengan mengimpor file LESS. Membagi file-file LESS sesuai dengan penggolongan tertentu adalah cara terbaik dari pada Anda harus menuliskannya hingga 5000 baris dalam satu file.
    Mengimpor satu file ke file lainnya didalam LESS sangatlah sederhana, yaitu:
    @import "warna.less";
    Bahkan kita dapat menghilangkan ekstensi LESS dengan hanya menuliskan:
    @import "warna";
    Kita dapat membagi-bagi file LESS sesuai relevansinya menjadi beberapa file terpisah. Mungkin kita bisa saja menggolongkan file-file LESS itu menjadi seperti dibawah ini:
    • CSS Reset atau Normalize
    • Warna
    • Huruf dan tipografi
    • Elemen-elemen UI
    • Style utama halaman
    • ...dan pengelompokan lain secara relevan sesuai aturan yang tergantung pada proyek Anda
    Sebagai contoh, anda dapat melihat bagaimana developer Twitter Bootstrap membagi-bagi file LESS kedalam beberapa file sesuai kelompoknya. Hal seperti ini akan terlihat lebih profesional dan lebih mudah dalam pengelolaan.
    Anda mungkin berfikir bahwa menggunakan metode impor justru akan meningkatkan HTTP Request yang tidak perlu sehingga akan memperlambat waktu load halaman anda, dan itu betul! Namun kita harus ingat bahwa yang akan kita gunakan adalah file LESS sebagai bahan mentah yang kemudian dikonversi sehingga menjadi file CSS biasa. Jika kita memahami dengan baik, maka tidak peduli lagi, akan seberapa banyak file-file LESS itu digolongkan dan dipisahkan, karena pada akhirnya, semua bagian-bagian file LESS tersebut akan digabungkan menjadi satu file CSS baru melalui impor. Jadi, jangan takut melakukan impor. Karena hal ini akan sangat membantu kita dalam penyusunan struktur kode pada proyek yang sedang kita kerjakan.

    Kesimpulan

    Begitulah kurang lebih tentang Preprocessor LESS dan penulis secara pribadi berharap bahwa setelah menulis dan atau membaca artikel yang panjang lebar ini, kemudian berkembang minat para pengembang CSS di Indonesia untuk mulai menggunakan bahasa LESS. Saya merasa bahwa LESS telah melakukan perubahan cukup besar dalam tata cara penulisan bahasa Stylesheet.
    Jika anda merasa tidak puas dengan artikel diatas, silahkan kunjungi dokumen resmi LESS untuk memeriksa kemungkinan terjadi perubahan yang lebih menarik. Selain itu, karena LESS dikembangkan sebagai Open Source anda bisa bergabung dan terlibat didalamnya. Anda bisa melaporkan masalah yang ditemukan (bug), pencabangan (fork), atau sekedar memantau (watch) perkembangan terbarunya melalui GitHub.
    Terima kasih atas waktu dan kesempatannya untuk membaca artikel ini (yang ditulis hampir 1 minggu), semoga ada manfaat yang bisa diambil. Selamat belajar dan Happy Blogging :)